Alami Periode Suram, Valentino Rossi Tegaskan Kesetiaannya kepada Yamaha

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tidak mau menyerah dengan waktu negatif yang dialaminya selama 1 setengah kampanye musim terakhir.

Semenjak menjuarai balapan MotoGP Belanda pada Juni 2017, Valentino Rossi serta tim pabrikan Yamaha tidak pernah balik lagi mendapat hasil positif.

Merupakan konsistensi yang menjadikan Rossi tengah menetap di tempat 3 tertinggi di dalam klasemen pebalap sementara MotoGP kampanye musim 2018.

5 pencapaian podium menghantarkan Rossi memborong 172 angka, namun terpaut 99 angka melalui Marc Marquez (Repsol Honda) yang jadi pemuncak klasemen.

Nada-nada pesimistis juga tengah terus nampak di dalam pengakuan Rossi dalam beberapa akhir minggu balapan teranyar.

Bahkan usai main kompetitif meskipun mesti senang berakhir di tempat keempat, saat imbang balap MotoGP Thailand, The Doctor tengah nampak belum senang.

Meski begitu, Rossi masih menyatakan komitmennya memperkuat Movistar Yamaha sampai kesepakatan kontraknya berakhir di penghujung musim 2020.

“Saya memiliki kesepakatan kontrak bersama Yamaha sampai 2 kampanye musim nanti, jadi aku masih bakal berlomba bersama mereka di tahun 2019 serta 2020, ” tutur Rossi pada Motorsport.

“Kami sejak lama ada di dalam masa sulit, ketertinggalan kepada Honda serta Ducati amat besar sebab mereka telah berlatih dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami perlu meningkatkan motornya dengan cara keseluruhan, namun pun di area pada mana kami sangat mendapatkan kesulitan, ” ungkapnya.

Pebalap bersama 9 gelar juara dunia ini tengah yakin jika mesin serta elektronik merupakan satu dari sekian banyak kelemahan paling besar mereka selama kampanye musim ini.

“Dari aspek itu, Honda serta Ducati setingkat lebih hebat ketimbang kami, ” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *