Sancho Mengidolakan Reus

Sancho Mengidolakan Reus

Pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho, menyatakan jika Marco Reus adalah aktor di baik performa impresifnya kampanye musim ini. Menurut pendapatnya, berlaga bareng Reus sudah sukses menjadikannya menjadi bintang yang setingkat lebih bagus.

Kampanye musim ini, Sancho sukses menunjukan penampilan yang cemerlang. Bintang 18 tahun itu bisa menyarangkan 5 goal serta 8 assist melalui 15 performanya pada seluruh turnamen. Penampilan impresifnya jadi satu dari sekian banyak sebab Der BVB sukses jadi pemuncak klasemen sementara Bundesliga kampanye musim ini.

“Saya bahagia dapat bertanding bersamanya. Marco merupakan bintang yang amat kuat dan aku selalu bahagia lantaran dia terus memberi saran. Aku dapat memperlihatkan performa yang cemerlang karena anjuran yang dia beri baik di atas atau luar rumput hijau,” kata Sancho pada Deutsche Welle.

‘Saya menyaksikan Marco menjadi bintang yang kuat dan sudah sukses. Sekarang, aku telah memandang seorang Marco menjadi idola baru Ku di Dortmund,” lanjut bekas punggawa Manchester City itu.

Penghujung pekan mendatang, Lucien Favre tentu bakal berharap ketajaman Sancho bakal kerap berlanjut. Sebab, mereka bakal menjalani pertandingan sulit kontra Bayern Munich. Kentalnya persaingan antar ke 2 kesebelasan membuat pertandingan nanti punya tajuk Der Klassiker.

Tapi, sebelum melawan Bayern, Jacob Bruun Larsen dkk bakal lebih dulu bertanding di turnamen Liga Champions tengah pekan nanti. Di hari Rabu (7/11), mereka bakal bertandang menuju kandang Atletico Madrid, Estadio Wanda Metropolitano.

Bima Sakti Diangkat Jadi Pelatih Timnas Indonesia, PSSI Percayakan Arsitek Muda

Bima Sakti Diangkat Jadi Pelatih Timnas Indonesia, PSSI Percayakan Arsitek Muda

Bima Sakti sudah resmi diangkat menjadi manajer untuk tim nasional Indonesia.

Penunjukkan Bima Sakti jadi manajer tim nasional Indonesia sesuai dengan pencapaian diskusi Executive Committe (Exco).

Nantinya, Bima Sakti bakal berduet bersama Kurniawan Dwi Yulianto serta Kurnia Sandy bakal menangani tim nasional Indonesia mengahadapi Piala AFF 2018.

Diberitakan BolaSport. com melalui website resmi milik PSSI, wakil ketua PSSI, Joko Driyono, memberi ucapan selamat pada Bima Sakti atas terpilihnya menjadi manajer.

Di samping ucapan buat Bima Sakti, Joko Driyono pun mengutarakan terima kasihnya pada Luis Milla, manajer sebelumnya.

“Selamat bekerja buat Manajer Bima Sakti serta rombongan saya pun berterima kasih pada juru tak-tik Luis Milla atas dedikasi serta kerja samanya sepanjang 1 setengah musim, ” tutur Joko Driyono, Minggu (21/10/2018).

Menjatuhkan opsi pada Bima Sakti, Joko Driyono mengakui itu jadi momentum dimana PSSI memberi keyakinan pada manajer muda.

“Ini jadi momentum PSSI serta gemblengan Ketua Umum yang mempercayakan juru tak-tik tim nasional Indonesia pada seorang manajer muda, ” katanya.

Alami Periode Suram, Valentino Rossi Tegaskan Kesetiaannya kepada Yamaha

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tidak mau menyerah dengan waktu negatif yang dialaminya selama 1 setengah kampanye musim terakhir.

Semenjak menjuarai balapan MotoGP Belanda pada Juni 2017, Valentino Rossi serta tim pabrikan Yamaha tidak pernah balik lagi mendapat hasil positif.

Merupakan konsistensi yang menjadikan Rossi tengah menetap di tempat 3 tertinggi di dalam klasemen pebalap sementara MotoGP kampanye musim 2018.

5 pencapaian podium menghantarkan Rossi memborong 172 angka, namun terpaut 99 angka melalui Marc Marquez (Repsol Honda) yang jadi pemuncak klasemen.

Nada-nada pesimistis juga tengah terus nampak di dalam pengakuan Rossi dalam beberapa akhir minggu balapan teranyar.

Bahkan usai main kompetitif meskipun mesti senang berakhir di tempat keempat, saat imbang balap MotoGP Thailand, The Doctor tengah nampak belum senang.

Meski begitu, Rossi masih menyatakan komitmennya memperkuat Movistar Yamaha sampai kesepakatan kontraknya berakhir di penghujung musim 2020.

“Saya memiliki kesepakatan kontrak bersama Yamaha sampai 2 kampanye musim nanti, jadi aku masih bakal berlomba bersama mereka di tahun 2019 serta 2020, ” tutur Rossi pada Motorsport.

“Kami sejak lama ada di dalam masa sulit, ketertinggalan kepada Honda serta Ducati amat besar sebab mereka telah berlatih dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami perlu meningkatkan motornya dengan cara keseluruhan, namun pun di area pada mana kami sangat mendapatkan kesulitan, ” ungkapnya.

Pebalap bersama 9 gelar juara dunia ini tengah yakin jika mesin serta elektronik merupakan satu dari sekian banyak kelemahan paling besar mereka selama kampanye musim ini.

“Dari aspek itu, Honda serta Ducati setingkat lebih hebat ketimbang kami, ” tambahnya.

Ini Harga Pemanas Air Tenaga Matahari

Solar Water Heater 150,250,300 liter dengan sistem direct System. Pilihlah distributor water heater yang lebih paham tuk artikel ini mempermudah Agan. Pipa dimasukkan ke didalam area TPA juga gas metana dapat dikumpulkan serta dipergunakan didalam pembangkit listrik tuk memproduksi Dapatkan … Continue reading